Jumat, 06 Februari 2009

Embun pagi kian merona.
Cahaya kuning membiaskan titik-titik kesegaran.
Zona timurmemancarkan keriangan nyanyian pagi.
Alam memberikan ruas-ruas udara untuk ku hirup.
Ciptaan tuhan menyambut setiap pagi yang penuh kisah.
Tapi tak seperti hatiku yang mendambakan ketenangan.
Yang tak nampak jua....
Di tempatku berpijak
22 Januari 2008
Ku ingat Engkau saat alam begitu gelap, dan wajah zaman berlumuran debu hitam.
Kusebut nama-Mu dangan lantang di saat fajarmenjelang, dan fajar pun merekah seraya menebar senyuman indah.
Betapa pun ku lukiskan keagungan-Mu, dengan deretan huruf, kekudusan-Mu tetap yang maha Agungsedang semua makna, akan lebur, mencair, di tengah keagungan-Mu, wahai Rabb-Ku

LaTahzan

Senin, 12 Januari 2009


Catatan Pilu Dari Palestina
Serangan agresi Israel terus terjadi secara bertubi-tubi, di suatu pagi
Tak luput manusia-manusia kecil yang masih terlelap, menjadi sasarannya
Cahaya pagi tampak tak terlihat, tertutup debu-debu penderitaan
Israel menggempur Palestina yang masih menyimpan trauma masa lalu
Jalur Gaza masih dikuasai melalui darat hingga laut
Dengan serentak dunia mengutuk negara Yahudi itu
Tangis dan raungan hanya tenggelam dalam desing peluru dan dentuman bom yang membabi buta
Akankah ini semuanya akan berakhir?
Para pemimpin negara Islam dengan berbondong-bondong ’menginterogasi’ PBB
Tapi apa yang telah dilakukan PBB kepada Palestina?
Obama yang selalu menyerukan perdamain, tampak tak mampu berkata, lidahya kelu akan tanya masalah agresi
Ya Allah, apakah ini adalah salah satu tanda akan datangnya kiamat ?
Ataukah ini adalah azab yang kau timpakan melalui Israel ?
Hanya doa dan harapan tertanam pada warga muslim untuk para mujahid yang setia membela negara dan tanah Allah…..



Di atas tanah kedamaian
4 Januari, 2009